Subscribe

Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Senin, 27 Juni 2011

Mengatasi Kabel Kopling Berat

         Tujuan pabrik memang bagus yakni rangkaian kabel kopling dibuat rapi dengan menyelipkan kabel kopling di beberapa prat bodi.Namun, ada beberapa titik kabel kopling yang terganjal kelancaran tarik ulurnya, disbabkan oleh lekukan yang tidak bisa dihindari. Nah kalau gitu, kenyamanan berkendara jadi berkurang sekaligus terganggu. Jadi, setiap menarik tuas kopling baiknya lengan pengungkit kopling pada kondisi bebas jadi terhambat. Kesannya macam gantung RPM motor tak lekas lari, selain bikin tangan kram, problem ini berdampak pada kondisi kampas kopling jadi mudah terbakar. Sebab, baliknya dekapan kampas kopling dengan plat kopling lebih lama. Bagaimana cara mengatasinya ?
  • Langkah awal: besihkan lebih dahulu kabel kopling. Kemudian, tambahkan lebih dulu pelumas pada seling kabel kopling, hingga rada dan pastikan tarik ulur seling kabel kopling.kemudian, tambahkan lebih dahulu pelumas pada seling kabel kopling , hingga rata dan pastikan tarik ulur seling lancar dan ringan. Untuk pelumas lebih bagus memakai pelumas rantai model spray, agar mudah meratakan pelumas didalam seling kabel.
  • Langkah kedua: atur ulang bracket pengarah kabel kopling di dekat lengan kopling.Detailnya, lepas satu baut bracket agar bracket mudah mengikuti jalur kabel kopling. Setelah itu rapatkan 1baut bracket. Bila perlu tambahkan plat strip sebagai tahanan bracket agar tidak terangkat dudukannya.

Kamis, 23 Juni 2011

3 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Ireyen

          Nah, baru ambil motor dari diler, tentu kita pasti akan memasuki masa ireyen. Bisa dibilang masa ini ialah masa yang menentukan gimana performa motor kedepannya. Pada intinya punya kegunaan untuk mendapatkan suaian paling pas antara komponen mesin yang bergerak seperti piston, ring piston, silinder, klep pelatuk dan persinggung gigi tranmisi yang tidak akan didapat akurat karna perakitan secara masal. pada kondisi baru, komponen-komponen mesin tersebut belum mampu berfungsi maksimal karena suaian dari persingungan komponen mesin berlangsung sempurna.Nah ada tiga hal yang dilarang untuk  dilakukan  saat ireyen yaitu



  •  Jangan Terlalu Pelan
           Banyak sekali para pemilik motor anyar dengan kehatihatian yang berlebihan saat ireyen. Seperti mengendarai motor terlalu pelan begitu juga sebaliknya, ada yang sangat kasar ada juga yang mengganti oli yang sepesifikasinya lebih bagus. Pada kenyataannya, saat ireyen masih dalam taraf penyempurnaan. Artinya komponen bergeraknya masih memiliki koefisien gesek relatif besar. Jadi seharusnya saat melakukan ireyen, mesin harus dioperasikan befariatif dan bertahap dari putaran sedang ke putaran maksimum, jadi terkadang mesin harus digeber hingga batasan RPM maksimal dalam waktu yang tidak terlalu lama dan posisikan pula pada RPM sedang .
            Karna proses pendinginan masih sangat berperan penting karna saat ireyen, gesekan yang terjadi dalam mesin masih relatif besar. Jadi mengendarai motor terlalu pelan masih juga kurang baik. karna pendinginan udara jadi kurang maksimal, bisa-bisa mesin malah overheat dan cepat aus.




  • Jangan Ganti Oli
            Pergantian oli saat ireyen tidak dianjurkan karena penggunanya akan banyak mengurangi terjadinya gesekan yang dibutuhkan terutamam antara ring piston dan dinding silinder.jadi gunakan dulu yang dianjurkan dari pabrik.

  • Jangan Dimanja
           Jika motor kita terlalu dimanja maka tenaganya jadi cepat loyo.Penyebabnya ada di blok silinder akibat lubang silinder yang ternyata tidak benar-benar bersesuaian sempurna terhadap ring piston. saat terjadi pembakaran ring piston dipaksa merenggang keluar oleh tekanan pembakaran, semakin kuat ledakan pembakaran maka semakin kuat pula gaya tekan dari ring piston terhadap dinding silinder.Hasilnya suaian penyekatnya semakin sempurna.Karna itu saat ireyenmotor tidak diberi beban penuh , maka tidak akan didapat suaian paling sempurna antara ring piston dengan dinding silinder.

Sabtu, 11 Juni 2011

Penyempurnaan Akurasi Suplai Bahan Bakar

        Di indonesia, motor dengan mesin injeksi tergolong masih belum banyak di pakai. Namun di luar negeri sana , motor dengan karburator sudah banyak di tinggalkan, menyimak perangkat motor injeksi lebih rumit, namun secara teori justru lebih simpel dan tidak beda jauh dengan cara kerja karburator. Prinsip utama sistem pembakaran dalam silinder, pembakaran terjadi akibat adanya campuran bahan bakar dan udara yang disulut percaikan api dari busi. Pada mesin yang memakai karburator, bahan bakar di semprotkan ke air intake yang kemudian masuk berbarengan menuju silinder. Sementara itu, dengan sistem injeksi yang dilengkapi mikro prosesor akan memberikan suplai bahan bakar yang lebih akurat dan terkontrol. Dalam mesin injeksi electronik membuka gas berarti juga membuka throttle bodi, sehingga intake udara pun akan terbuka lebar, lalu ECU mengunakan sensor-sensor untuk menentukan berapa banyak oksigen yang harus di alirkan ke throttle bodi, sama seperti jumlah yang di masukkan.
        Pada sistem injeksi electronik model lama mengunakan injeksi yang di kontrol ECU untuk menyeprotan fuel ke throllte bodi. sedangkan pada sistem EFI baru single point injektion diganti multi point injektion. Dimana masing-masing silinder diletakkan satu injektion dekat katub masuk. setelan multi poin injektionini lebih akurat dan repsonnya cepat. Mikrokontroler pertama yang mengontrol sistem EFI dan LH-jettronic, dibuat oleh Bosch tahun 1982. Bisa dibilang, LH-jetronic adalah basis dari sistem EFI saat ini dinamai injector diletakkan di bagiaan atas tiap silinder, mengarah langsung ke katub masuk injektornya sendiri berupa katub yang akan membuka tutup secara elektronik sehingga pembakaran lebih efisien. Secara kontruksi, sistem EFI membutuhkan banyak perangkat rumit, terutama juga bagian eletroniknya. Tapi sistem ini terbilang simpel karna berbais sebuah karburator, jadi hanya butuh perangkat elektronik untuk memebawa fuel yang jelas pada sistem EFI perngkat ECU membtuhkan banyak sensor di berbagai bagian seperti intake /outtake oksigen, tekanan  manifol, kecepatan, voltrase, suhu dan posisi tholtlle sehingga jumlah fuel yang dibutuhkan lebih akurat.

coment pake fb